Batam – Bank Sumut terus memperkuat ekspansinya di Kota Batam. Hal itu ditandai dengan peresmian kantor baru di kawasan Ruko Raflesia Business Centre, Batam Center, Senin (27/4).
Relokasi dari kawasan Nagoya ke Batam Center ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mendekatkan layanan kepada pusat pemerintahan serta kawasan bisnis yang berkembang pesat.
Peresmian tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bank Sumut dan Pemerintah Kota Batam. Kerja sama ini diarahkan untuk meningkatkan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak.
Direktur Bank Sumut, Heru Hermansyah, mengatakan kehadiran kantor baru ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas layanan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah.
“Pemindahan kantor ini bukan sekadar relokasi, tetapi bagian dari upaya kami memperluas jangkauan layanan dan memperkuat sinergi dengan Pemko Batam,” ujarnya.
Ia menambahkan, Bank Sumut siap mendukung sistem pembayaran pajak daerah agar lebih modern, transparan, dan mudah diakses masyarakat.
Selain itu, Bank Sumut juga menghadirkan fasilitas publik berupa halte yang diberi nama Halte Raflesia Bank Sumut sebagai bentuk kontribusi terhadap fasilitas kota.
Di sektor pembiayaan, Bank Sumut tetap mendorong pertumbuhan UMKM melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Program ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha kecil mengembangkan usahanya.
“Kami ingin menjadi bagian dari penggerak ekonomi daerah, terutama melalui dukungan terhadap UMKM dan digitalisasi layanan keuangan,” tambahnya.
Bank Sumut juga tengah mengembangkan sistem pembayaran pajak berbasis digital yang memungkinkan proses transaksi menjadi lebih cepat dan akurat.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi langkah Bank Sumut yang memperluas jaringan bisnisnya di Batam.
Menurutnya, kehadiran bank daerah tersebut akan semakin memperkuat struktur ekonomi daerah yang saat ini tengah tumbuh pesat.
“Batam memiliki potensi besar sebagai daerah investasi. Kehadiran Bank Sumut tentu akan menambah kekuatan dalam mendukung pembiayaan dan pertumbuhan usaha,” ujarnya.
Ia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen pada 2025, melampaui rata-rata nasional. Selain itu, realisasi investasi juga menunjukkan capaian yang positif.
Dari target Rp60 triliun, investasi yang masuk mencapai Rp69,3 triliun pada 2026. Sementara pada triwulan pertama 2026, nilai investasi telah mencapai Rp17,5 triliun.
Amsakar berharap, Bank Sumut dapat berperan aktif dalam mendukung pelaku usaha lokal agar semakin berkembang dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Bank Sumut juga menyerahkan bantuan sosial berupa tas sekolah dan tabungan SimPel kepada pelajar sebagai bentuk dukungan terhadap literasi keuangan sejak dini.





